Category: Bola

Footgolf Jadi Favorit Pemain Sepakbola Eropa

Footgolf curi perhatian pesepakbola

Meleburnya dua hal menjadi satu menjadi hal yang wajar kita temui di jaman sekarang ini. Peleburan seperti ini bisa terjadi dalam hal apa saja, misalnya budaya, teknologi bahkan olahraga. Seperti olahraga yang merupakan peleburan dari dua jenis cabang olahraga yang akan kita bahas ini, yaitu Footgolf. Seperti yang kita semua telah ketahui, footgolf merupakan gabungan dari olahraga sepakbola dan golf.

Footgolf curi perhatian pesepakbola
Footgolf curi perhatian pesepakbola

Terbentuk dari peleburan dua cabang olahraga yang memiliki konsep sangat berbeda, ternyata footgolf bisa juga menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya orang awam, melainkan para atlet golf maupun pemain sepakbola itu sendiri. Selain unik, olahraga footgolf berhasil mengatasi budget mahal yang diperlukan untuk membeli satu set peralatan golf. Footgolf hanya butuh bola sepak serta sepasang sepatu olahraga, murah bukan?

Siapa sangka jika Footgolf ternyata juga digemari oleh para pemain sepakbola itu sendiri. Seperti yang terjadi pada deretan para pemain sepakbola eropa ini. Sebelum mereka berpisah untuk bermain di klub yang berbeda, mereka sempat tergabung bersama untuk bermain footgolf di waktu senggang. Adalah sosok Gonzalo Higuain, Mesut Ozil, Raphael Varane dan Fabio Coentrao yang kerap menghabiskan waktu bersama untuk bermain footgolf.

Ozil dan Higuain Ternyata Gemar Olahraga Golf

Mesut Ozil dan Gonzalo Higuain kini tidak lagi bermain untuk Real Madrid. Meski begitu mereka sempat memiliki kebiasaan bersama untuk menghabiskan waktu ketika mereka masih berseragam Los Blancos. Adalah kesenangan mereka terhadap olahraga golf yang membuat mereka kerap menghabiskan waktu senggang bersama. Tidak hanya itu, bahkan Coentrao dan Varane pun kerap bergabung bersama Ozil dan Higuain.

Kebersamaan Ozil dengan Varane mengisi waktu dengan Footgolf
Kebersamaan Ozil dengan Varane mengisi waktu dengan Footgolf

Kecintaan para pemain Madrid terhadap sepakbola dan golf terlihat ketika olahraga Footgolf mulai populer. Ozil, Higuain, Varane dan Coentrao seringkali mengisi waktu senggang mereka diantara latihan dan pertandingan bersama Madrid. Footgolf yang menggabungkan dua esensi penting dari kedua cabang olahraga tersebut berhasil menyatukan empat pemain yang berbeda latar belakang tersebut.

Kini keempat pemain tersebut tidak lagi berada dalam satu tim. Hanya Fabio Coentrao dan Raphael Varane yang kini masih bertahan di Santiago Bernabeu. Meski begitu, kenangan ketika mereka berempat menghabiskan waktu bersama untuk bermain footgolf. Apalagi momen ketika Mesut Ozil menerima hukuman karena mendapat skor terendah diantara keempat pemain tersebut.

Salah dan Manolas Juga Kerap Bermain Footgolf

Tidak hanya Ozil, Higuain, Coentrao dan Varane yang kerap menghabiskan waktu bersama untuk bermain footgolf. Dua pemain ini juga kerap menghabiskan waktu bersama menggeluti olahraga hybrid yang satu ini. Adalah Mohammed Salah dan Kostas Manolas yang kerap bermain footgolf bersama ketika masih berada dalam satu tim musim lalu, yaitu AS Roma.

Salah bersama Manolas kerap habiskan waktu main Footgolf bersama
Salah bersama Manolas kerap habiskan waktu main Footgolf bersama

Meski berasal dari dua negara dengan latar belakang yang berbeda, Manolas dan Salah sangat sehati untuk urusan jenis olahraga yang satu ini. Manolas dan Salah seringkali menghabiskan waktu senggang bersama untuk bermain footgolf. Dilatarbelakangi oleh kesukaan Manolas yang menggemari olahraga golf, Salah ikut mencobanya. Dan ketika Footgolf semakin populer, keduanya ikut mencoba olahraga footgolf yang satu ini.

Hasilnya kedua pemain tersebut pun merasa kecanduan melakukan olahraga gabungan dari golf dan sepakbola yang satu ini. Sayang rutinitas mereka tersebut kini tidak lagi bisa mereka lakukan seperti biasa. Mengingat Salah kini tak lagi bermain untuk Serigala Kota Roma untuk bergabung bersama Liverpool. Namun ketika memasuki masa libur, kedua pemain tersebut kerap mengusahakan untuk bertemu untuk bermain olahraga favorit mereka.

Batistuta, Pemain Bola Yang Lebih Cinta Golf

Kesuksesan Batistuta bersama timnas Argentina

Bagi anda penggemar sepakbola yang termasuk ke dalam generasi 90-an, pasti anda mengetahui sosok yang satu ini. Adalah Gabriel Omar Batistuta, salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh tim nasional Argentina, Fiorentina serta AS Roma. Memiliki segudang prestasi pribadi di sepanjang masa karirnya, ternyata sosok penyerang yang satu ini memiliki sebuah fakta yang menarik.

Batistuta sang Legenda Fiorentina
Batistuta sang Legenda Fiorentina

Fakta tersebut adalah tentang bagaimana seorang pemain sepakbola profesional seperti Batistuta yang ternyata tidak mencintai sepakbola. Sebuah fakta yang unik, mengingat prestasi yang dimiliki sang pemain di dunia sepakbola profesional tidaklah main-main. Batistuta merupakan satu-satunya pemain yang berhasil menjadi top skor berkali-kali, namun hanya berhasil meraih satu kali gelar juara Serie A, yaitu bersama AS Roma.

Kenyataan tentang Batistuta tidak mencintai sepakbola merupakan hal yang menarik untuk dibahas. Seorang sahabat Batistuta mengungkapkan bahwa sang pemain menganggap sepakbola sebagai karir. Batistuta bahkan pernah menyebutkan bahwa dirinya menganggap golf lebih menyenangkan. Jika bukan karena profesionalisme sebagai pemain bola, maka dirinya mengaku akan lebih memilih bermain golf.

Batistuta Paling Malas Membahas Soal Sepakbola

Memiliki kewarganegaraan Argentina, adalah hal yang wajar jika seseorang memiliki kelebihan dalam urusan sepakbola. Sebut saja beberapa pemain asal Argentina yang berhasil meraih kesuksesannya di industri sepakbola. Lionel Messi, Diego Maradona dan bahkan masih banyak lagi pemain Argentina yang sukses di dunia sepakbola. Jadi merupakan hal yang wajar jika Batistuta memiliki gen sepakbola selayaknya pemain Tim Tango lainnya.

Kesuksesan Batistuta bersama timnas Argentina
Kesuksesan Batistuta bersama timnas Argentina

Namun ternyata bukan itu yang menjadi alasan bagi pemain yang memiliki tendangan gledek ini. Batistuta mengaku bahwa dirinya terinspirasi begitu saja untuk menekuni bidang sepakbola. Mantan punggawa Fiorentina dan AS Roma ini mengaku dirinya terinspirasi usai melihat aksi Mario Kempes pada Piala Dunia 1978. Lucunya, Kempes tidak lebih dari sekedar pemain ‘One Hit Wonder’ bagi timnas Argentina.

Profesionalisme, hanya itulah satu kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan orang-orang tentang mengapa Batistuta tidak menyukai sepakbola. Pernah dalam suatu kejadian Batistuta bermain golf dengan santai dengan sang sahabat. Ya, pemain yang satu ini memang kerap menghabiskan waktu senggangnya dengan bermain golf bersama sahabatnya tersebut.

Hanya Berhasil Meraih Scudetto Satu Kali

Permainan golf kerap kali diisi dengan obrolan santai antar pemain satu dengan yang lain. Saat itulah keluar pertanyaan dari sang kawan tentang bagaimana karir sepakbolanya berjalan. Itu merupakan sebuah obrolan ringan tanpa unsur apapun, namun yang terjadi justru membuat mood Batistuta hancur. Batistuta bahkan sempat membalas dengan ketus tentang pertanyaan yag dilontarkan teman bermain golf nya tersebut.

Kebersamaan Batistuta bersama Veron
Kebersamaan Batistuta bersama Veron

“Saya menjalani karir sebagai pemain sepakbola bukan berarti saya menyukainya. Saya sama saja dengan mereka yang tidak menyukai pekerjaan di belakang meja kantor. Jika anda hanya ingin mengetahui tentang catatan karir sepakbola saya, maka anda bisa membaca koran saja. Sekarang adalah waktu saya untuk bersantai main golf, saya harap anda tidak mengacaukan suasana hati saya,” ujar Batistuta.

Sebagai seseorang yang mempunyai segudang prestasi pribadi maupun bersama tim nasional, Batistuta ternyata memiliki kondisi yang cukup unik. Sang pemain bahkan mengaku membutuhkan bertahun-tahun untuk bisa memenangkan Scudetto. Mendapat predikat sebagai seorang legenda Fiorentina, Batistuta justru baru berhasil meraih scudetto pertama dan terakhirnya bersama AS Roma.

Ronaldo di Mata Pemain Golf Spanyol

Sergio Garcia menendang bola sebelum pertandingan Real Madrid

Sepakbola bisa dibilang merupakan olahraga universal. Di Brasil, bahkan sepakbola bisa diibaratkan sebagi agama. Hal tersebut terbukti lewat perlakuan masyarakatnya yang mendewakan olahraga yang satu ini. Tidak hanya bagi para penggemar sepakbola saja, bahkan popularitas olahraga yang satu ini juga mewabah di cabang olahraga lain, seperti golf misalnya.

Sergio Garcia, pegolf asal Spanyol yang mengidolakan Madrid
Sergio Garcia, pegolf asal Spanyol yang mengidolakan Madrid

Hubungan golf dengan sepakbola sebenarnya bisa dibilang cukup dekat. Bisa terlihat dari para pemain sepakbola yang juga gemar melakukan olahraga yang satu ini. Sebut saja pemain Real Madrid, Gareth Bale yang juga hobi melakukan olahraga golf. Atau bahkan mantan pemain tim nasional Nigeria, Jay-Jay Okocha yang kini menekuni olahraga golf usai gantung sepatu.

Hubungan antara olahraga golf dengan sepakbola bisa dilihat dari pemain golf profesional yang mengikuti perkembangan sepakbola. Adalah sosok Sergio Garcia, pegolf asal Spanyol yang satu ini kerap mengikuti perkembangan sepakbola, khususnya untuk kompertisi La Liga Spanyol. Garcia mengaku bahwa dirinya mengidolakan salah satu klub ibukota Spanyol, Real Madrid.

Sergio Garcia yang saat ini sedang mengikuti turnamen golf di Royal Birkdale ternyata juga mengikuti rumor tentang masa depan klub kesayangannya, Real Madrid. Los Blancos memang saat ini tengah dilanda berita kurang menyenangkan perihal rumor hengkangnya Cristiano Ronaldo. Sebagai penggemar Madrid, Garcia menyebutkan bahwa para penggemar harus siap dengan kemungkinan terburuk.

Isu Ronaldo Hengkang Menuai Komentar Pegolf Spanyol

Sebagai seorang yang mengidolakan Real Madrid, pemain golf Spanyol, Sergio Garcia, turut berkomentar soal Cristiano Ronaldo yang sedang di ujung tanduk. Isu kepergian Ronaldo dari Madrid dimulai dari kasus penggelapan pajak yang menjeratnya. Bintang asal Portugal itu merasa kecewa dan menganggap Madrid terkesan lepas tangan, hingga dikabarkan kapok bermain di Spanyol lagi.

Sergio Garcia menendang bola sebelum pertandingan Real Madrid
Sergio Garcia menendang bola sebelum pertandingan Real Madrid

Sepanjang karirnya di Madrid, Cristiano Ronaldo memang kerap mendulang sejumlah prestasi. Sebut saja mulai dari gelar juara La Liga, Liga Champions bahkan hingga sejumlah rekor personal maupun klub. Sejak perseteruan Madrid-Ronaldo terangkat ke permukaan, rumor tentang kepergian Ronaldo pun mulai berhembus. Sang pemain disebut ingin segera hengkang dari klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

Kabar ini tentu membuat sosok Ronaldo dikaitkan dengan kepulangannya ke Manchester United. Selain itu pemain kelahiran Madeira, Portugal ini juga disebut-sebut menjadi incaran klub Perancis, Paris Saint-Germain. Tetapi menurut kabar terbaru, Ronaldo dikabarkan mulai lebih tenang setelah mendengarkan pernyataan Presiden Madrid Florentino Perez.

Garcia Berharap Madrid Tetap Tangguh Meski Tanpa Ronaldo

Berita tentang perseteruan Ronaldo dan Madrid ini  pun turut mendapat perhatian pegolf Spanyol, Sergio Garcia. Garcia yang baru saja memenangi Masters Tournament tahun 2017 tersebut, yakin Madrid tetap akan baik-baik saja kalaupun Ronaldo pergi. Meski sebagai penggemar dia merasa kecewa, Garcia tetap yakin Madrid pasti bisa menemukan pemain hebat lainnya jika kepergian Ronaldo benar-benar terjadi.

Garcia : Madrid akan baik-baik saja tanpa Ronaldo
Garcia : Madrid akan baik-baik saja tanpa Ronaldo

“Sebagai penggemar Real Madrid, sedih melihat ada kemungkinan salah satu pemain terbaik yang pernah kami punya untuk pergi. Maksud saya, itu bukan keputusan saya. Itu sesuatu yang harus diselesaikan oleh Cristiano dan Real Madrid. Pada saat bersamaan mereka berdua harus melihat apa yang terbaik untuk mereka.” ujar Garcia dalam sebuah wawancara dengan media setempat.

“Tidak hanya Cristiano, tapi juga Real Madrid dan kalau pada akhirnya mereka menjualnya, mereka bisa mendapatkan jumlah uang yang bagus untuk mendapatkan sejumlah pemain muda dan sejumlah nama yang mungkin bisa bermain selama 10 tahun lagi. Jadi apapun yang terjadi, itu akan baik-baik saja tapi kita lihat saja,” lanjut pegolf yang juga mengidolakan Rafael Nadal ini.

 

Bintang Real Madrid Merasa Muda Jelang Partai Final Kuping Besar

ronaldo-zidane-real-madrid

Siapa yang tak kenal dengan Cristiano Ronaldo, yang merupakan pemain andalan bagi Real Madrid memberikan sebuah peringatan kepada Liverpool. Apalagi, sang pemain merasa jika dirinnya sedang di puncak peforma terbaiknya dan juga merasa jika usianya masih 23 tahun. Hal ini dikarena Ronaldo telah masuk ke ajang bergengsi ini dalam laga final secara tiga kali berturut-turut.

Meski penampilan Ronaldo sendiri di awal musim ini, terbilang banyak dikritikan oleh penggemarnya. Setelah pergantian tahun, peformanya pun semakin membaik dan mampu membawa Real Madird ke babak Final Liga Champions ketiga kalinya. Ini pun bisa dikatakan, bahwa Los Blancos mendapatkan motivasi untuk bisa meraih gelar Kuping Besar di musim ini.

Cristiano Real Madrid
ronaldo yang menunjukkan logo di jerseynya

Dalam laga final nanti, Cristiano Ronlado dan kwan-kawan baka berhadapan dengan Liverpool sebagai penantang mereka. Pemain yang berjuluk CR7 itu memang dinilai tidak begitu berbahaya seperi beberapa tahun yang lalu, karena usianya kini menginjak 33 tahun. Akan tetapi, penyerang asal Portugal itu pun justru memberikan pernyataan balik yang mengatakan jika dirinya merasakan usianya 10 tahun lebih muda.

“Sekarang ini, saya merasakan secara bilogis jika usia saya masih 23 tahun, ucap pemain terbaik di dunia yang kelima kalinya.

“Saya masih memiliki banyak waktu, karena saya yakin jika saya mmpua bermain hingga usia menginjak 41 tahun. Saya sendiri baik-baik saja, bahagia dan apalagi tidak dapat mengeluh apapun jelang puncak Liga Champions,” jelasnya.

Kami akan bermain di final lain di hari Sabtu nanti dan para pendukung akan selalu berada di belakang kami,” tutup sang pemain.

Dengan keyakinan dari Cristiano Ronaldo yang akan mampu menaklukan Liverpool di ajang Liga Champions nanti. Ronaldo sendiri pun meminta kepada pendukungnya agar tetap memberikan semangat terhadap timnya untuk mendapatkan trofi bergengsi antar klub ketiga kalinya.

Ungkapan Zidane Terkait Kondisi Pemain Pilarnya Jelang Puncak Bergengsi

Zinedine Zidane
zidane yang tengah konfrensi pers

Pemain Real Madrid yang bernama Cristiano Ronaldo, kabarnya akan menjalani sebuah pemeriksaan menyusul yang sempat terjadi kepda dirinya. Dimana sang pemian sempat mengalami masalah pada pergelangan kakinya saat Real Madrid berhadapan dengan Barcelona di laga yang bertakjub El Classico.

Ronaldo yang berasal dari Portugal itu pun sempat memberikan satu gol dan serta menghasilkan imbang dengan 2-2 di Camp Nou. Meski Ronaldo merasakan cedera saat bermain kontra Barca, dia pun terus dimainkan hingga setegah babak sebelum di paksa keluar oleh pelatih. Gol yang dicetaknya tersebut merupakan yang ke 43 dari 42 laga yang dilakoninya di musim ini.

Meski hanya tampil selama 45 menit saat menghadapi Barca, pelatih berkepala plontos, Zinedine Zidane, yakin jika pemain andalana kembali fit. Tetapi, sang pelaith sempat merasakan kecemasan dalam menunggu perkembangan Ronaldo. Karena sebagian orang penjuru dunia yang gemar sepak bola, telah banyak membahas Prediksi Liverpool vs Real Madrid. Ini menandakan para penggemar ingin mengetahui siapa yang lebih kuat.

Belum lagi, sebagian besar para pemain Real Madrid yang ikut serta tampil bersama Timnas Piala Dunia 2018. Sebab, Los Blancos masih membutuhkan Ronaldo di puncak Liga Champions, yang akan melawan Liverpool. Dimana pertandingan tersebut akan berlangsung di stadion Olimpiyskiy di Kiev pada tanggal 26 Mei mendatang.

“Kami tidak merasa khawair soal final nanti, ucap Zidane. “Dia memang sedang tidak membaik untuk saat ini, namun saya rasa itu akan menjadi sesuatu hal yang kecil. Karena itu hanya sekedar gerakan yang buruk,” tambahnya.